Drama Yumi's Cell : Kombinasi Live Action - Animasi 3D

by - Mei 05, 2022




Profil Drama

  • Judul : Yumi’s Cells (Season 1)
  • Sutradara : Lee Sang Yeob
  • Penulis :Lee Dong- Gun (webcomic), Song Je jung, Kim Yoon Joo, Kim Kyung-Ran (Drama)
  • Genre : Comedy, Romantis, Psikologi
  • Ntwork : tvN, TVING, IQIYI/ VIKI
  • Release date : 17 September- 30 Oktober 2021
  • Cast: Kim Go Eun, Ahn Bo-Hyun, Seo Sae Yi, Lee Yoo Bi, Minho Shinee 


TVING telah mengkonfirmasi drama Yumi’s Cells Season 2 akan segera tayang pada Juni mendatang!

Bersama dengan rilis poster pertama untuk season kedua, cerita akan berfokus pada kehidupan cinta Yumi setelah putus dengan Goo Woong di season pertama.

Tulisan kali ini akan membahas tentang alasan kalian untuk nonton Yumi’s cell sebelum menyambut season 2 dari drama ini.


Sinopsis

Yumi (Kim Go  Eun) adalah seorang pekerja kantoran yang mengalami trauma akan kisah cintanya. Latar cerita ini dibawakan dari sudut pandang sel-sel otak di kepala Yumi yang mengendalikan setiap pikiran, perasaan, dan tindakannya. Dalam pikiran yumi ternyata sel cintanya mengalami koma akibat hubungan terakhirnya yang gagal, oleh karena itu di kehidupan nyatanya yumi menjadi orang yang tidak bisa mengekspresikan akan perasaan cintanya, tapi pada suatu waktu yumi bertemu dengan Goo Woong ( Ahn Bo-Hyun) seorang pengembang game dan merupakan orang yang akan membantu yumi untuk membangkitkan kembali sel-sel cinta yang telah lama mati.

Kombinasi Live Action- Animasi 3D

Yumi’s Cell adalah drama korea yang diadaptasi dari salah satu webcomic terkenal di Korea Selatan. Kreatifitas produksi drama Korea Selatan sangatlah tinggi dan berkualitas, Kombinasi live-action dan animasi 3D dalam drama ini adalah yang pertama untuk drama Korea.

Setiap sel-sel yang ada didalam pikiran digambarkan dengan grafis komputer dan animasi yang sangat memanjakan mata dan membuat penonton cepat memahami bagaimana sel-sel otak tersebut bekerja. Transisi dari sel-sel pikiran yumi ke reality sangatlah apik. Penggambaran karakter sel-sel yumi dan Woong juga sangatlah menarik perhatian, karena mereka mempunyai sel-sel unik dengan gambaran karakter masing-masing.



Chemistry Para Pemain

Secara penampilan, gambaran karakter dalam webcomic dan drama benar-benar mirip, dari pakaian yang sedetailitu mirip. Apalagi akting para pemain yang menuai pujian karena berhasil membawakan karakter dari webcomic ke drama dan menjadikannya benar-benar hidup.

Kim Go Eun sukses mengekspresikan perubahan-perubahan emosi Yumi dengan terampil dan cepat. Walaupun diselingi dengan animasi tapi akting Kim Go Eun mampu menyelaraskan emosi dan pemikiran Yumi yang dikendalikan oleh sel-sel. Sementara itu, akting Ahn Bo Hyun membuat penonton merasa seakan Go Woong keluar dari webcomic, saking bagusnya ia membawakan karakter Go Woon yang kaku cuek akan penampilan dan apa adanya dan selalu menyatakan perasaannya dengan jujur.

Selain pemeran utama, kita tidak bisa melupakan pemeran pendukung yang tak kalah menarik perhatian penonton. Jinyoung sebagai Yoo Babi, Lee Yoo Bi (Ruby) sebagai teman kantor Yummi dan Park Ji Hyun (Seo Sae Yi) sahabat Go Woong serta cameo Choi Minho Shinee sebagai Cha Ugi. Kehadiran mereka membuat drama ini semakin kompleks dengan alur cerita yang menarik.



Penggambaran sel-sel yang releate dengan kehidupan

Sebenarnya apa sih sel-sel yang di maksud dalam drama ini. Jika kalian pernah menonton film Disney “Inside Out” kalian akan mengerti bagaimana gambaran cerita sel-sel dari drama ini.

Sel-sel yang ada di otak Yumi bekerja dengan mengontrol perkataan, tingkah laku, bahkan perasaan Yumi. Ada banyak sel yang tampil dalam film ini seperti sel emosional, sel cinta, sel rasional, sel nafsu makan, sel marah, sel kekhawatiran dan masih banyak sel-sel unik lainnya. Semua sel-sel ini saling berdebat untuk menentukan tindakan apa yang harus Yumi ambil ketika menghadapi sesuatu. Bukan hanya sel-sel otak Yumi yang ditampilkan tapi juga sel-sel Woong yang tak kalah menarik.

Terus apa yang menarik dari sel-sel itu sih ?


Perasaan Yumi yang tersimpan didefinisikan dari karakter sel-sel yang ada dalam drama ini.

Dalam drama ini di perlihatkan bahwa sel rasional dan sel emosional sering bertolak belakang pendapatnya, begitupun dalam realita kehidupan kadang hal-hal rasional dan emosional (hati) kita merasakan hal yang berbeda.

Diperlihatkan juga sel cinta Yumi yang koma yang dimana menurut realita Yumi sel cintanya (rasa cinta) sudah mati. Padahal sel cinta hanya koma dan itu berkat bantuan sel-sel yang berusaha membuatnya kembali menemukan kebahagiaan Yumi dan saat menemukan kembali “cinta”, maka sel tersebut bisa bangkit kembali. Artinya.. dalam hati dan pikiran terdalam seseorang itu pasti ada jalan untuk menemukan “Hope” dan caranya kita harus mengenal dan memahami dan mencintai diri kita sendiri.

Value

Kita sebagai pribadi harus mengenal dan memahami jenis emosi yang ada pada diri kita sendiri. Ketika mengenal jenis emosi-emosi tersebut, maka kita akan bisa mengendalikannya dengan baik.

Dokter spesialis mental health, medicine , otolaryngology di Korea membagikan pendapat mereka setelah menonton Yumi’s Cells “ Sel-sel milik Yumi tidak mendukung orang lain, orang lain tidak penting tapi hanya Yumi, mereka merasa sedih jika Yumi menangis, mereka membenci orang yang membuat Yumi marah, mereka senang jika Yumi bahagia dan bersenang-senang”.




Kadang kita merasa kesepian tidak ada orang disamping kita tapi berpikir ada sel-sel yang mendukung kita dari dalam membantu kita berpikir seperti itu, membantu untuk love myself dan berfikir bagaimana kita sedikit tidak peduli pendapat orang lain untuk kebahagiaan sendiri.

Last but not least

Kesuksesan Yumi’s Cells membuat pihak produksi memproduksi season 2 yang akan tayang pada paruh pertama tahun 2022. Sebelum kalian menonton season 2 maka kalian boleh menyaksikan season 1 Yumi’s Cells di platform IQIYI .

Baca Juga :

You May Also Like

0 Comments